6 Manfaat Cerita Dongeng Bagi Anak dan Orangtua

Cerita dongeng anak pada umumnya dibacakan sebelum sang buah hati tidur. Pasalnya, Orangtua pada umumnya ingin anaknya bisa segera tidur dan bangun besok pagi hari dan membiasakan diri agar anak tidak begadang. Namun, di balik itu semua ternyata ada setidaknya 6 manfaat cerita dongeng bagi anak dan orangtua secara psikologis sebagai berikut:

  1. Menambah Kosakata

Berdasarkan penelitian, fase belajar anak yang paling besar adalah fase mendengar karena anak belum bisa membaca pada usia dini. Oleh karena itu, jika orangtua sering membacakan cerita dongeng yang memiliki banyak kosakata, anak juga akan memiliki kekayaan kosakata lebih daripada yang tidak dibacakan cerita dongeng.

  1. Mendekatkan Hubungan Interpersonal Orangtua dan Anak

Karena biasa berada berdekatan saat dibacakan dongeng, hubungan interpersonal orangtua dan anak akan semakin dekat. Hal ini juga dipengaruhi oleh waktu terakhir anak dan siapa orang yang ditemui anak terakhir kali. Adakalanya orang terakhir yang ditemui seorang anak adalah yang paling diingat karena keterbatasan ingatan anak.

  1. Mendesain Mimpi Baik

Mimpi biasanya juga dipengaruhi oleh pikiran. Apa yang dilihat dan didengar anak pada waktu sebelum tidurnya akan sedikit banyak masuk dan menjadi salah satu bagian dari mimpi si kecil. Jadi jangan heran jika anak akan memiliki mimpi yang mirip dengan dongeng. Karena itu, sebaiknya jangan bercerita dongeng yang menyeramkan terutama jika anak didesain untuk tidur sendiri. Hal ini bisa menyebabkan mimpi buruk. Jika mimpi buruk terjadi dengan hentakan yang keras, maka anak bisa jatuh dari tempat tidur.

  1. Membentuk Karakter Ideal

Karena anak melihat karakter di dalam cerita yang baik – baik dan karakter jahat akan kalah, maka anak akan mempelajari bahwa setiap orang yang karakternya baik akan menang. Jadi, secara tidak langsung hal ini bisa menjadi pendidikan karakter anak sejak dini.

  1. Membelajarkan Untuk Memahami Pesan Moral

Di dalam cerita selalu muncul penyelesaian dari konflik dan pesan moral. Dengan sering dibacakan cerita dongeng dan sedikit tambahan nasehat dari orangtua, anak anak bisa lebih banyak tahu tentang pesan moral suatu cerita, serta amanat sebab akibat yang disiratkannya.

  1. Melatih Komunikasi

Beberapa orangtua tidak hanya membacakan cerita secara searah. Komunikasi juga kerap terjadi pada momen ini sehingga anak akan lebih cepat tanggap dalam menjawab pertanyaan tentang isi cerita. Di masa depan, anak yang dibesarkan dengan cara ini akan memiliki kemampuan bahasa yang tinggi dan lebih mudah dalam menjawab soal tentang teks dan bacaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *